selamat berkunjung....

Menu

Tugas Blog I : Psikologi Pendidikan dan Ruang Lingkupnya



Hai teman-teman...
Disiang hari ini aku mau memposting buat kalian semua tentang apasih psikologi pendidikan itu. Postingan ini juga sebagai salah satu tugas di mata kuliah Psikologi Pendidikan yang mengharuskan setiap mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah ini untuk memposting resume pelajaran sebanyak 3 postingan sebelum dan sesudah UTS. Postinganku kali ini, akan menjelaskan kepada teman-teman semua tentang psikologi pendidikan serta ruang lingkupnya, dan ini merupakan topik pertama yang kupelajari semester ini di mata kuliah psikologi pendidikan yang dibawakan oleh Ibu Sri Supriyantini, M.Si, psikolog . Okayy langsung saja kita mulai yaa.

SELAYANG PANDANG PSIKOLOGI PENDIDIKAN
          Psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkup pendidikan.

HISTORIS
          Bidang psikologi pendidikan didirikan oleh beberapa perintis bidang psikologi sebelum awal abad ke 20. Tiga perintis terkemuka yang muncul di awal sejarah psikologi pendidikan.
1.    William James
James pernah mengatakan bahwa eksperimen psikologi di laboratorium sering kali tidak bisa menjelaskan kepada kita bagaimana cara mengajar anak secara efektif. Salah satu rekomendasinya adalah mulai mengajar pada titik yang sedikit lebih tinggi di atas tingkat pengetahuan dan pemahaman anak dengan tujuan untuk memperluas cakrawala pemikiran anak.
2.    John Dewey
Tokoh kedua yang berperan besar dalam membentuk psikologi pendidikan adalah John Dewey. Dia menjadi motor penggerak untuk mengaplikasikan psikologi di tingkat praktis. Beberapa ide penting yang dapat yang bisa kita dapat dari John Dewey adalah : Pertama, dari Dewey kita mendapatkan pandangan tentang anak sebagai pembelajar yang aktif. Kedua, kita mendapatkan ide bahwa pendidikan seharusnya difokuskan pada anak secara keseluruhan dan memperkuat kemampuan anak untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Ketiga, dari Dewey kita mendapat gagasan bahwa semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang selayaknya.
3.    E.L Thorndike
Perintis ketiga adalah E.L Thorndike. Thorndike berpendapat bahwa salah satu tugas pendidikan di sekolah yang paling penting adalah menanamkan keahlian penalaran anak. Thorndike mengajukan gagasab bahwa psikologi pendidikan harus mempunyai basis ilmiah dan harus berfokus pada pengukuran.
Cara mengajar yang efektif
          Seorang guru harus bisa menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal ini membutuhkan dua hal utama : 1. Pengetahuan dan keahlian profesional, dan 2. Komitmen dan motivasi. 
 Pengetahuan dan Keahlian Profesional
          Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan yang baik. Mereka tahu bagaimana memotivasi, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid dari latar belakang kultural yang berbeda.
Penguasaan Materi Pelajaran
          Guru yang efektif haruslah berpengetahuan, fleksibel, dan memahami materi. Guru juga harus tahu dasar-dasar pengorganisasian materi, mengaitkan berbagai gagasan, cara berfikir dan berargumen, pola perubahan dalam satu mata pelajaran, kepercayaan tentang mata pelajaran, dan kemampuan untuk mengaitkan satu gagasan dari suatu disiplin ilmu ke disiplin ilmu lainnya.

Strategi Pengajaran
          Prinsip konstruktivisme adalah inti dari filsafat pendidikan William James dan John Dewey. Konstruktivisme menekankan agar individu secara aktif menyusun dan membangun pengetahuan dan pemahaman. Menurut pandangan konstruktivisme ini, guru bukan sekedar memberi informasi, akan tetapi guru juga harus mendorong anak untuk mengeksplorasi dunia mereka, menemukan pengetahuan, merenung, dan berfikir secara kritis.
Penetapan Tujuan dan Keahlian Perencanaan Instruksional
          Guru yang efektif menentukan tujuan pengajaran dan menyusun rencana untuk mencapai tujuan itu . Dalam menyusun rencana, guru memikirkan tentang cara agar pelajaran bisa menantang sekaligus menarik.
Keahlian Manajemen Kelas
          Aspek penting lain untuk menjadikan guru efektif adalah mampu menjaga kelas tetap aktif bersama dan mengorientasikan kelas ke tugas-tugas. Guru yang efektif membangun dan mempertahankan lingkungan belajar yang efektif.
Keahlian Motivasional
          Seorang guru yang efektif tahu bahwa murid akan termotivasi saat mereka bisa memilih sesuatu yang sesuai dengan minatnya dan selalu memberi kesempatan pada muridnya untuk berfikir kreatif dan mendalam.
Keahlian Komunikasi
          Guru yang efektif menggunakan keahlian komunikasi yang baik saat mereka berbicara “dengan murid”, orang tua, administrator, dan yang lainnya. Serta tidak banyak mengkritik, memiliki gaya bahasa yang asertif bukan agresif, manipulatif, atau pasif.
Bekerja Secara Efektif Dengan Murid Dari Latar Belakang Kultur Yang Berbeda
        Seorang guru yang efektif, harus mengetahui dan memahami anak dengan latar belakang kultur yang berbeda. Guru juga harus mendorong murid untuk menjalin hubungan yang positif dengan murid yang berbeda kebudayaannya. Selain itu, guru juga harus memikirkan hal apa yang harus dilakukan agar upaya itu berhasil, membimbing murid untuk berfikir kritis tentang isu kultur,dan berusaha agar mereka mengurangi bias dan bertindak sebagai mediator kultural.
Keahlian Teknologi
          Guru yang efektif mengembangkan keahlian teknologi dan mengintegrasikan komputer ke dalam proses belajar di kelas. Guru juga harus tahu menggunakan komputer dan mengajar murid untuk menggunakan komputer untuk menulis dan berkreasi.
Komitmen dan Motivasi
          Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen dan motivasi. Aspek ini mencakup sikap yang baik dan perhatian kepada murid. Guru juga harus mempunyai kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka dan tidak akan membiarkan emosi negatif melunturkan motivasi mereka. 

RISET DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Pendekatan Riset Ilmiah
          Riset ilmiah adalah riset objektif, sistematis, dan dapat diuji. Riset ilmiah dilandaskan pada metode ilmiah, yakni sebuah pendekatan yang dapat dipakai untuk menemukan informasi yang akurat. Teori adalah seperangkat ide yang saling berkaitan dan koheren, yang berfungsi untuk menjelaskan dan membuat prediksi. Kemudian dengan teori akan muncul Hipotesis, yakni asumsi dan prediksi spesifik yang dapat diuji untuk mengetahui apakah teori itu benar atau tidak. 

Metode Riset
a.    Riset Deskriptif
Riset ini bertujuan mengamati dan mencatat perilaku. Riset ini, tidak dengan sendirinya bisa membuktikan apa penyebab dari suatu fenomena, tetapi bisa mengungkapkan informasi penting tentang perilaku dan sikap orang.
Observasi. Sepanjang waktu kita melihat banyak hal. Akan tetapi melihat, dua murid berinteraksi adalah berbeda dengan melihat atau mengobservasi secara ilmiah. Observasi ilmiah dilakukan dengan cara yang sistematis. Cara yang umum untuk mencatat observasi adalah menuliskannya, dengan menggunakan simbol atau ringkasan-ringkasan. Observasi bisa dilakukan di laboratorium atau di lingkungan alam. Sebuah laboratorium adalah setting terkontrol sebagai tempat memuat berbagai faktor dari dunia nyata. Dalam observasi ilmiah(naturalistic), perilaku diamati di dunia riil. Observasi partisipan adalah observasi di mana peneliti-peneliti pengamat terlibat aktif sebagai partisipan (peserta) dalam suatu aktivitas atau tempat tertentu.

Wawancara dan Kuesioner
Terkadang cara paling baik dan paling cepat untuk memperoleh informasi dari murid dan guru adalah bertanya kepada mereka. Ahli psikologi pendidikan menggunakan wawancara dan kuesioner sebagai sarana dalam melakukan riset. Kuesioner biasanya diberikan kepada individu dalam bentuk tertulis.
 
Tes Standar (standardized test)
Tes standar adalah tes dengan prosedur administrasi yang seragam. Tes ini menilai kinerja murid di domain yang berbeda-beda dan bisa untuk membandingkan kinerja murid satu dengan lainnya yang berusia sama atau tingkat yang sama di tingkat nasional.

Studi Kasus
Studi kasusu adalah kajian mendalam terhadap individu. Studi kasus sering dipakai ketika situasi yang unik dalam kehidupan seseorang tidak dapat diduplikasi, entah itu karena alasan praktis maupun etis.


Studi Etnografik
Studi etnografik adalah deskripsi mendalam dan interpretasi atas perilaku dalam suatu etnis atau kelompok kultural yang melibatkan keterlibatan langsung dengan partisipan. 

b.   Riset Korelasional
Tujuan riset ini adalah mendeskripsikan kekuatan hubungan antara dua atau lebih kejadian atau karakteristik. Riset ini berguna karena semakin kuat dua hubungan antara dua peristiwa , maka kita bisa memprediksi satu kejadian secara lebih efektif. 

c.   Riset Eksperimental
Riset Eksperimental adalah satu-satunya metode yang andal untuk menentukan hubungan sebab-akibat. Eskperimen menggunakan paling tidak satu variabel dependen dan inependen. Variabel Independen adalah faktor yang di manipulasi, yang berpengaruh, faktor eksperimental. Variabel dependen adalah faktor yang diukur dalam sebuah eksperimen. Dalam eksperimen, variabel independen terdiri dari pengalaman-pengalaman yang berbeda yang diberikan kepada satu kelompok atau lebih kemudian dimanipulasi. Kelompok eksperimental adalah kelompok kelompok yang pengalaman nya dimanipulasi. Kelompok kontrol adalah kelompok pembanding yang diperlakukan seperti kelompok eksperimental, kecuali dalam faktor yang di efek dari kondisi yang dimanipulasi. 
 
Rentang Waktu Riset
a.    Riset cross-sectional
Riset di mana data dikumpulkan dalam satu waktu.
b.   Riset longitudinal
Riset di mana individu yang sama dipelajari selama kurun waktu tertentu, biasanya beberapa tahun atau lebih.

Riset Evaluasi Program, Riset Aksi, dan Guru-sebagai-Periset
·        Riset evaluasi program adalah riset yang didesai untuk membuat keputusan tentang efektivitas program tertentu.
·        Riset  aksi adalah riset yang dipakai untuk memecahkan problem sekolah atau kelas tertentu, meningkatkan pengajaran dan strategi pendidikan lainnya, atau untuk membuat keputusan di level tertentu.
·             Guru-sebagai-periset adalah konsep yang menyatakan bahwa guru kelas dapat melakukan riset sendiri untuk meningkatkan mutu praktek pengajaran mereka.

Tantangan Riset
o   Etika
Seorang peneliti harus berhati-hati dalam memastikan kesehatan dan keamanan anak yang berpartisipasi dalam studi riset. Karena, banyak sistem sekolah dan peguruan tinggi punya dan pengawas yang mengevaluasi apakah riset yang dilakukan di sana etis atau tidak.
o   Gender
Banyak pakar gender percaya bahwa banyak pendidikan dan riset mengandung bias gender. Periset pendidikan menyatakan bahwa sudah lama perempuan diposisikan di bawah laki-laki.
o   Etnis dan Kultur
Peneliti perlu memasukkan lebih banyak anak dari keluarga etnis minoritas dalam riset psikologi pendidikan. Sebab, secara historis, anak etnis minoritas diabaikan dalam riset atau sekadar dianggap sebagai data yag kacau dan mengganggu . karena anak etnis minoritas diabaikan dalam riset sekian lama, maka ada kemungkinan lebih banyak variasi dalam kehidupan anak di dunia riil ketimbang yang ditunjukkan oleh riset di masa lalu.

Menjadi Konsumen Informasi yang Bijak Tentang Psikologi Pendidikan
*      Berhati-hatilah terhadap apa yang dilaporkan di media populer.
*     Ketahuilah cara untuk menghindari dari membuat kesimpulan tentang kebutuhan individu berdasarkan riset kelompok.
*   Kenalilah betapa gampangnya membuat generalisasi yang berlebihan untuk sampel yang kecil atau sampel klinis.
*   Berhati-hatilah karena satu studi tunggal tidak menghasilkan kesimpulan final.
*  Ingat bahwa kesimpulan sebab akibat tak bisa diambil dari studi korelasional.
*      Selalu perhatikan sumber informasi dan evaluasi kredibilitasnya.


Tugas Kelompok 7 (Mata Kuliah : Psikologi Pendidikan)

KELOMPOK 7
NAMA                  : - BRIAN TARIGAN (16-159)
                                 - DWI AVRILLIA MARGARETA BR. GINTING (16-186)
                                 - DHEA ORIZA SATIVA SINULINGGA (16-196)
                                 - LISSA SETIANA RIA SINULINGGA (16-209)
                                 - SINTHYA APRIANTI SIMANJUNTAK (16-212)
                                 - MUSTIKA MELATI (16-216)
                                 - CINDY APRILLA GRACE TARIGAN (16-225)
                                 - SARA TAMARANI MANIK (16-227)
MATA KULIAH : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
KELAS                 : C
SOAL :
Ø  Bagaimana pandangan dan penilaian kelompok anda sehubungan dengan kewajiban setiap mahasiswa yang mengikuti mk.psikologi pendidikan 2 sks harus memiliki e-mail dan blog ditinjau dari uraian psikologi pendidikan dan fenomena pendidikan di Indonesia, Medan khususnya.
Ø  Hasil diskusi di unggah pada blog setiap anggota kelompok dengan mencantumkan tautan nama serta nim seluruh tim anggota kelompoknya.

JAWAB :
      Pada zaman sekarang, sudah sangat dituntut keahlian teknologi seorang individu. Ditinjau dari fenomena pendidikan yang ada di kota Medan, sudah banyak sekali kurikulum pendidikan berbasis teknologi yang sudah diterapkan pada sekolah maupun universitas. Salah satu pembuktiannya yaitu dengan dikenalkannya komputer mulai dari tingkat SD dan yang paling terbaru yaitu program e-learning.
            Menurut pandangan kami, dengan adanya kewajiban membuat blog bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah psikologi pendidikan membuat mahasiswa lebih mandiri dan terpacu untuk mengembangkan pengetahuannya. Dari yang sebelumnya kita hanya tahu mengunjungi bahkan menjiplak isi blog orang lain, tetapi sekarang kita memiliki keterampilan untuk membagikan informasi ataupun pengetahuan yang kita miliki kepada orang lain. Blog juga menghantarkan kita untuk mengetahui perkembangan teknologi di dunia yang semakin hari semakin berkembang pesat. Sehingga sebagai seorang mahasiswa kita tidak gagap teknologi.
            Selaras dengan pandangan John Dewey bahwa anak adalah pembelajar aktif; pendidikan seharusnya difokuskan pada anak dan memperkuat anak untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Dalam hal pembuatan blog ini, kita sebagai mahasiswa sudah diajarkan beradaptasi pada sistem pendidikan baru yang mulai berkembang di Indonesia. Kita juga dituntut berperan aktif dalam pengembangan blog kita sebagai salah satu sarana pembelajaran. Selain itu, melalui blog ini kita dapat menyalurkan segala kreativitas dan bakat kita ke dalam blog sehingga orang lain di seluruh belahan dunia ini bisa menilai karya kita secara bebas. Kita pun bisa mendapatkan feedback-feedback yang akan sangat membantu kita dalam pengembangan karya tersebut. Dengan kata lain, kreativitas kita pun bisa semakin terpacu dengan adanya sistem pembelajaran melalui blog ini. Alhasil, tidak hanya pengetahuan kita yang bertambah, akan tetapi kreativitas kita pun juga semakin berkembang.
            Selain blog, kita sebagai mahasiswa juga diwajibkan memiliki email. Menurut pandangan kami, diwajibkannya mahasiswa memiliki email juga tidak terlepas dari kaitannya dengan perkembangan teknologi di Indonesia bahkan di dunia. Dengan adanya email, kita dapat mengirimkan tugas-tugas kita kepada dosen dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, melalui e-mail seseorang yang sedang mencari kerja dapat mengirim lamaran pekerjaan nya melalui e-mail tanpa harus melalui kantor pos atau bahkan mendatangi perusahaan secara langsung. Kita juga bisa berkomunikasi dengan teman atau kerabat kita sekalipun berada di luar negeri dengan cepat dan tepat. Dengan kata lain, sangatlah menguntungkan memiliki e-mail.
            Dengan demikian, sudah bisa dikatakan bahwa e-mail dan blog adalah salah satu teknologi terpenting dalam hidup manusia.  Sebagaimana UNESCO merekomendasikan 4 pilar dalam bidang pendidikan :
      1.      Learning to know
Belajar untuk mengetahui, memahami, dan memahami cara-cara untuk memperoleh pengetahuan dan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik sebagai bekal ilmu pengetahuan. Begitu pula dengan kita memiliki blog dan e-mail. Kita akan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari orang lain. Begitu pula kita sebagai mahasiswa harus bisa membagikan pengetahuan dan pendidikan kepada orang lain yang membutuhkan.
      2.      Learning to do
Belajar melakukan atau mengerjakan sesuatu. Dengan adanya blog dan e-mail, kita bisa membagikan atau memposting informasi ataupun pengetahuan kita.
      3.      Learning to live together
Pendidikan seharusnya memberikan bekal kemampuan untuk dapat hidup bersama dalam masyarakat yang majemuk sehingga tercipta kedamaian hidup dan sikap toleransi antar sesama manusia. Begitu juga dengan adanya e-mail. Kita bisa berinteraksi walaupun hanya mealalui chat saja dengan masyarakat di hampir seluruh belahan bumi.
      4.      Learning to be
Pendidikan seharusnya memberikan bakal kemampuan untuk mengembangkan diri.
Keempat pilar tersebut dapat dengan mudah kita laksanakan melalui media email dan blog yang merupakan contoh dari layanan internet yang sedang populer digunakan para pelajar maupun mahasiswa saat ini.  

            Kelompok kami menarik kesimpulan, bahwa sesungguhnya banyak hal positif dengan adanya email dan blog dalam masa perkuliahan. Karena membantu kita untuk lebih mengenal teknologi sehingga kita mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan. Menjadi suatu media untuk tempat kita menuangkan semua yang kita tahu, pendapat-pendapat kita, apresiasi kita serta apapun hal yang membangun dunia pendidikan. Melalui media blog dan email kita bisa membagikan ilmu, memperoleh ilmu dari berbagai sumber dengan mudah dan cepat. Tetapi, sekalipun fasilitas email dan blog banyak membantu dalam pembelajaran ada juga hal yang sedikit membuat kesulitan pelajar ataupun mahasiswa yang tidak memiliki komputer di rumah atau pun laptop pribadi. Karena mereka harus pergi ke warnet untuk memanfaatkan fasilitas email dan blog tersebut, hal ini tentu memerlukan biaya yang cukup besar karena tidak cukup sekali atau dua kali. Tugas selalu ada tiap minggu, menyita banyak waktu untuk pergi ke warnet. Inilah pandangan kelompok kami tentang pemakaian email dan blog dalam proses pembelajaran dilihat dari uraian Psikologi Pendidikan dan Fenomena Pendidikan.


RETREAT ON SIBOLANGIT

Haii. . .
     Selamat datang di blog aku. Nah, ini kiriman aku yang ke empat. Disini aku bakal berbagi keceriaan ku sama kalian sewaktu aku ngikutin kegiatan rohani Kristen yang namanya "Retreat" dan tempatnya di Sibolangit. Aku dan teman-teman ku yang kristen lainnya ngikutin kegiatan ini selama 2 hari 1 malam. Berlokasi di GBKP Retreat Center Suka makmur, Sibolangit. Di sini aku dapet banyak pencerahan rohani.. bisa saling share tentang masalah masing-masing dan paling seneng nya dapet temen baru dari Fakultas lain yang sama-sama kuliah di USU. Kegiatan yang kami lakukan selama 2 hari di sana adalah : 
1. Buat cell grup
Nah, di cell grup ini aku dan teman-teman dari fakultas lain bisa kenal lebih dalam. Kami juga saling share tentang diri masing-masing dan membahas tentang masalah-masalah duniawi yang lagi marak sekarang ini. 
2. KKR I dan II serta ceramah
Kalo di KKR ini, kami dapet siraman rohani. Kami juga nyanyi bareng dan berdoa bersama. Dan asyiknya lagi kami bisa share tentang remaja kristen dan perkembangan nya.
3. Ibadah Minggu
Layaknya seorang kaum Kristen lainnya, kami juga gak lupa kok ngelakuin ibadah minggu. Supaya segala sesuatu nya sesuai dengan rencana Tuhan.
4. Games & Keakraban
Nahh... disini aku bisa saling kenal sama teman-teman aku dari fakultas lain. Kami juga buat yel-yel sama-sama. Dan nyanyi bersama-sama. Saling ngasih pendapat buat ciptain sebuah gerakan. Dan itu cukup menyenangkan 
Oke deh guys aku rasa itu aja kegiatan yang kami lakuin selama disana... sekarang aku mau share foto-foto kami selama disana. Check this out..





Cara Menghilangkan Rasa Gugup Saat Bernyanyi

Haii semua..
Good afternoon
Nah di sore hari ceria ini, aku bakal ngepost dan ajak kamu nyanyi nyanyi nih.. yeeeeeeeeeeyyyyyy😆
Kebetulan banget nihh aku juga suka nyanyi. Namun terkadang kalo udah disuruh nyanyi kedepan rasanya kok gugup banget yaaaa????? 😢 Kadang perasaan kita udah tenang namun jantung tetap berdetak kencang ditambah lagi gemetar, dan paling bencinya suara bisa lari gara-gara kegugupan ini. Nah teman-teman disini aku bakal ngasih tau sama teman-teman semua tips yang bisa membantu teman-teman semua dalam menghilangkan kegugupan itu. Let's check this out
1. Kuasai lirik lagu yang mau kamu nyanyikan di suatu kontes ataupun acara yang kamu ikutin.
Kejadian salah lirik atau lupa lirik sering terjadi sama penyanyi bahkan penyanyi papan atas sekalipun. Hal yang menyebabkan ini adalah kita terlalu nervous saat nama kita dipanggil maju untuk mempersembahkan sebuah lagu dan kurang nya latihan secara matang. Paling tidak jika kamu mau bernyanyi dengan sebuah lagu yang baru kamu dengar, harus dalam jangka waktu seminggu. Karena ingatan seseorang itu terbatas guys.
Hasil gambar untuk Penyanyi yang salah lirik saat diatas panggung

   2. Kenakan busana yang pantas dan nyaman kamu pakai.
Penggunaan busana dalam menyanyi menjadi daya tarik tersendiri bagi si penyanyi. Jika seseorang hendak menyanyi, dan memakai baju yang nyaman, pantas & sopan pasti tidak akan menimbulkan kontroversi serta tidak menjadi bahan gunjingan penonton. Kontroversi dan ejekan yang dilontarkan audience saat seseorang bernyanyi akan menyebabkan si penyanyi kehilangan percaya dirinya dan membuatnya menjadi gugup. Oleh sebab itu kenakan lah pakaian yang cocok buat badan kamu, dan pastinya nyaman serta tetap sopan. Dan kita juga mengkreasikan busana yang cocok buat diri kita, siapa tahu kita bisa jadi trendsetter bagi orang lain hehehehe...
 Hasil gambar untuk celana elvis presley
3. Ciptakan lah koreografi yang menarik bagi lagu yang hendak kamu nyanyikan.
Penambahan koreografi pada lagu yang hendak dinyanyikan menambah rasa percaya diri kita dan menambah keceriaan penonton. Biasanya lagu yang cukup nge-beat akan mudah membuat koreografinya. Namun lagu ballad cenderung sedikit koreografinya. Tapi, gak perlu takut. Kamu bisa menambah & mengkreasikan tangan mu saat membawakan lagu ballad dan ditambah dengan mimik wajah yang meyakinkan. Tapi perlu diingat, bahwa jangan terlalu banyak memasukkan koreografi pada lagu. Karena hal itu akan membuat penampilan kamu monoton dan kualitas suara mu menurun dan bahkan pada seorang penyanyi dapat menyebabkan kecelakaan di atas panggung.

4. Minum lah air putih hangat sesaat sebelum kamu menaiki panggung.
Meminum air putih hangat sebelum kita menaiki panggung dapat membuat kita menjadi lebih santai loh guys. Selain itu, meminum air sebelum bernyanyi juga dapat membantu supaya suara yang kita hasilkan lebih enak di dengar dan air putih juga dapat menghilangkan sakit tenggorokan pada seorang penyanyi. Setelah selesai meminum air putih, lakukan gerakan merefleks kan diri, yaitu dengan cara mengambil nafas dalam-dalam dengan mata tertutup dan menahannya beberapa menit lalu membuangnya dari mulut dapat meningkatkan konsentrasi penyanyi dan menghilangkan rasa gugup pada seorang penyanyi.



5. Berdoa
Nah, jika ke lima hal diatas sudah kamu lakukan hal terakhir namun yang paling penting adalah berdoa. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita saat diatas panggung. Untuk itu, sebaiknya berdoalah sebelum menaiki panggung. Agar kita tetap dilindungi dari marabahaya dan kita bisa menampilkan yang terbaik untuk Tuhan dan penonton.  
Hasil gambar untuk berdoa kristen 
Well guys itulah yang dapat aku kasi ke teman-teman semua yang sering mengalami kegugupan sebelum bernyanyi. Sebelum aku tutup aku mau tunjukin video aku saat lomba porseni di kampus aku yaitu di Fakultas Psikologi USU.
 
 

SEE YOU AGAIN GUYS












 
 
/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://ani.cursors-4u.net/anime/ani-13/ani1216.cur), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

About